Biopsi

  • Sharebar
Definisi
Biopsi adalah pengambilan dan pemeriksaan jaringan dari pasien hidup untuk menentukan diagnosis.

 
Biopsi Kulit
Alat dan Bahan

o Lidokain 2%

o Spuit

o Pisau insisi (skapel)

o Pinset sirurgis

o Gunting jaringan

o Klem jaringan

o Needle holder

o Jarum dan benang

 
Teknik Biopsi Insisi
o Tentukan daerah yang akan dibiopsi.

o Rancang garis eksisi dengan memperhatikan segi kosmetik.

o Buat insisi bentuk elips dengan skalpel nomor 15.

o Angkat tepi kulit normal dengan pengait atau pinset bergerigi halus.

o Teruskan insisi sampai diperoleh contoh jaringan. Sebaiknya contoh jaringan ini jangan sampai tersentuh.

o Tutup dengan jahitan sederhana memakai benang yang tidak dapat diserap.

 
Teknik Biopsi Eksisi
o Rancang garis eksisi, bila perlu dengan zat pewarna, agar terletak pada RSTL dan sebaiknya panjang elips empat kali lebarnya. Lebar maksimum ditentukan oleh elastisitas, mobilitas, serta banyaknya kulit yang tersedia di kedua tepi sayatan.

Banyaknya jaringan sehat yang ikut dibuang tergantung pada sifat lesi, yaitu:

§ Lesi jinak, seluruh tebal kulit diangkat berikut 1-2 mm kulit sehat di tepi lesi dengan sedikit lemak mungkin perlu dibuang agar luka mudah dijahit.

§ Karsinoma sel basal, angkat seluruh tumor beserta paling kurang 3 mm kulit sehat.

§ Karsinoma sel skuamosa, angkat seluruh tumor beserta paling kurang 5 mm kulit sehat.

Kedalaman eksisi tergantung pada ekstensivitas lesi, tapi paling kurang harus menyertakan seluruh lapisan lemak superfisial.

o Insisi dengan skalpel nomor 15 hingga menyayat seluruh tebal kulit.

o Beri jahitan pada salah satu ujung jaringan agar dapat dijadikan patokan oleh ahli patologi.

o Inspeksi luka dan atasi perdarahan.

o Lakukan jahitan subkutis dengan benang 3/0 yang dapat diserap untuk merapatkan lapisan lemak dan menghentikan perdarahan.

o Bila perlu buat sayatan horisontal di bawah kulit untuk mengurangi tegangan daerah luka.

o Tutup dengan jahitan sederhana menggunakan benang yang tidak dapat diserap.
Biopsi Kelenjar Getah Bening
Alat dan Bahan

o Lidokain 2%

o Spuit

o Pisau insisi (skapel)

o Pinset

o Gunting jaringan

o Klem jaringan

o Needle holder

o Jarum dan benang

 

Teknik

o Insisi dilakukan sekurang-kurangnya 2 kali diameter lesi dan dibuat pada RSTL.

o Lakukan sayatan lebih dalam sampai menembus lemak dan fasia superfisialis.

o Dengan bantuan retraktor dan diseksi tumpul, cari kelenjar dan pisahkan dari jaringan yang mengelilinginya.

o Pedikel di dasar kelenjar didiseksi dari jaringan sekitarnya memakai klem arteri bengkok, kemudian diklem, diikat, dan lakukan pemotongan antara klem dan ikatan. Kapsul kelenjar tidak boleh dijepit karena gambaran histologisnya dapat berobah.

o Lakukan jahitan subkutis dengan benang 3/0 yang dapat diserap untuk merapatkan lapisan lemak dan menghentikan perdarahan.

o Bila perlu buat sayatan horisontal di bawah kulit untuk mengurangi tegangan daerah luka.

o Tutup dengan jahitan sederhana menggunakan benang yang tidak dapat diserap.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 12 + 10 ?
Please leave these two fields as-is: