Category Archives: Prurigo

Prurigo Nodularis

Definisi
Prurigo nodularis menipakan penyakit kronis pada orang dewasa, ditandai oleh nodus kutan yang gatal, terutama bagian ekstensor. Penyakit ini terutama mengenai wanita.

 
Etiologi
Penyebab pasti belum diketahui. Serangan gatal biasanya timbul bila individu tersebut mengalami ketegangan emosional. Penyakit ini dianggap sebagai neurodermatitis sirkumskripta bentuk nodular atipik.
Manifestasi Klinis
Lesi berupa nodus, dapat tunggal atau multipel, mengenai ekstremitas terutama pada permukaan anterior paha dan tungkai bawah. Lesi sebesar kacang polong atau lebih keras dan berwarna merah atau kecoklatan. Bila perkembangannya sudah lengkap, lesi akan berubah menjadi verukosa atau mengalami fisurasi.

 
Penatalaksanaan
o Topikal: injeksi kortikosteroid intralesi, biasanya dipakai suspensi triamsinolon asetonid 2,5-12,5 mg/ml. Dosisnya 0,5-l ml/cm2 dengan maksimum 5 ml untuk sekali pengobatan.

o Sistemik: pemberian talidomid 2 x 100 mg/hari, dilanjutkan sampai 3 bulan.

 

Prognosis

Penyakit bersifat kronis dan setelah sembuh dengan pengobatan biasanya residif.

 

Prurigo Hebra

Definisi
Prurigo hebra adalah penyakit kulit kronik dimulai sejak bayi atau anak, sering terdapat pada anak dengan tingkat sosial-ekonomi dan higiene rendah. Klasifikasi berdasarkan tingkat keparahan dibagi menjadi ringan (prurigo mitis) dan berat (prurigo feroks atau agria).

 
Etiologi
Penyebab pasti belum diketahui. Ada yang berpendapat sebagai penyakit herediter, akibat kepekaan kulit pasien terhadap gigitan serangga, ataupun didasari atopi. Di samping itu juga terdapat beberapa faktor yang berperan antara lain suhu, infestasi parasit (misalnya Ascaris atau Oxyuris), infeksi fokal, dan alergi makanan.

 
Manifestasi Klinis
Tanda khas ialah adanya papul-papul miliar tidak berwarna, berbentuk kubah, lebih mudah diraba daripada dilihat. Keluhannya sangat gatal. Garukan yang terus-menerus menimbulkan erosi, ekskoriasi, krusta, hiperpigmentasi, dan likenifikasi. Sering pula terjadi infeksi sekunder.

 

Tempat predileksi di ekstremitas bagian ekstensor dan simetris, dapat meluas ke bokong, perut, muka dapat pula terkena. Biasanya bagian distal lebih parah. Umumnya tungkai lebih parah daripada lengan.

 

Kelenjar getah bening regional biasanya membesar, tanpa tanda radang, tidak nyeri, tidak bersupurasi, lebih lunak pada perabaan. Pembesaran demikian disebut bubo prurigo.

 
Penatalaksanaan
Pengobatan yang tepat belum ada karena penyebab belum diketahui. Gatal dikurangi dengan sedativa. Hindari gigitan nyamuk atau serangga, cari dan obati infeksi fokal, dan perbaiki higiene baik perseorangan maupun lingkungan. Bila terdapat infeksi sekunder diobati.

 

Contoh pengobatan topikal ialah sulfur 5-10% dalam bentuk bedak kocok atau salep. Untuk mengurangi gatal dapat diberikan mentol 0,25-1% atau kamper 2-3%. Kadang-kadang diberikan steroid topikal untuk menekan inflamasi bila kelainan tidak luas.

 
Prognosis
Sebagian besar sembuh spontan pada usia akil balik.

 

Prurigo

Definisi
Prurigo adalah erupsi papular kronik dan rekurens. Diklasifikasikan menjadi:

o Prurigo simpleks: prurigo tampak dalam berbagai tingkat perkembangan, ditemukan paling sering pada usia pertengahan. Tempat predileksinya adalah ekstensor ekstremitas. Muka dan bagian kepala yang berambut dapat terkena tersendiri atau bersama-sama dengan tempat lainnya. Lesi muncul berkelompok sehingga pada saat bersamaan ditemukan papul, vesikel, dan jaringan parut.

o Dermatosis pruriginosa: prurigo terdapat bersama-sama dengan urtika, infeksi piogenik, tanda-tanda bekas garukan, likenifikasi, dan eksematisasi. Termasuk dalam kelompok ini antara lain strofulus, prurigo kronik multiformis Lutz, dan prurigo hebra.