Embriotomi

  • Sharebar

Definisi

Embriotomi adalah persalinan buatan dengan cara melukai atau merusak bagian-bagian tubuh janin sehingga dapat lahir pervaginam tanpa melukai ibu. Indikasi embriotomi adalah janin mati dan ibu dalam keadaan bahaya; janin mati yang tak mungkin lahir spontan pervaginam.
Syarat-syarat
o Janin mati (kecuali untuk kleidotomi), hidrosefalus, hidrops fetalis.

o Konjugata vera lebih besar dari 6 cm.

o Pembukaan serviks lebih besar dari 7 cm.

o Selaput ketuban sudah pecah atau dipecahkan.

o Tidak ada tumor jalan lahir yang dapat menganggu persalinan.

Ada beberapa jenis embriotomi, yaitu: kraniotomi, dekapitasi, eviserasi, dan kleidotomi.
Kraniotomi
Kraniotomi adalah membuat lubang pada kepala janin sehingga otak keluar dari lubang yang telah dibuat lalu kepala mengecil dan kepala dapat dilahirkan dengan bantuan kranioklas Braun.
Indikasi
Hidrosefalus, persalinan lama yang macet dengan janin meninggal, dan presentasi sungsang dengan kepala tidak dapat lahir dan janin sudah meninggal.


Tindakan
a. Hidrosefalus. Pada persalinan dengan pembukaan lebih dari 4 cm dan janin hidrosefalus dipasang spekulum. Jepit kulit kepala dengan cunam Willet atau cunam Muzeaux. Tusukkan jarum pungsi spinal ukuran 16 atau 18 yang disambung pada alat suntik di sutura/ubun-ubun kepala janin. Aspirasi sedikit untuk melihat apakah cairan otak yang keluar. Bila benar, lepas alat suntik sehingga cairan otak mengalir keluar dan kepala janin menjadi kecil lalu janin dapat lahir spontan. Janin akan meninggal sebelum lahir atau beberapa jam setelah dilahirkan

 

b. Persalinan lama yang macet dengan janin meninggal. Syarat yang harus dipenuhi ialah pembukaan lengkap dan panggul dapat dilewati kepala yang sudah mengecil. Buat perforasi memakai perforator Naegele lalu lahirkan kepala janin dengan kranioklas Braun. Tekan kepala janin ke dalam rongga panggul dari luar oleh asisten. Masukkan tangan kiri penolong ke vagina untuk perlindungan. Buat lubang pada ubun-ubun besar atau sutura sagitalis dengan skapel. Masukkan perforator secara horisontal dengan bagian lengkung menghadap ke atas dan dalam keadaan tertutup ke tengkorak melalui fontanela, orbita atau mulut (presentasi muka). Arah perforator harus tegak dengan permukaan kepala janin. Perlebar lubang perforasi dengan membuka-menutup ujung perforator beberapa kali dalam arah tegak lurus 90o hingga lubang perforasi berbentuk irisan silang. Keluarkan perforator dengan perlindungan tangan kiri. Lakukan ekstraksi kepala dengan cunam Muzeaux 2 buah atau kranioklas Braun. Cunam Muzeaux dipakai pada maserasi janin tingkat I bila kepala janin masih cukup kuat atau sudah di Hodge IV. Jepit kulit kepala dengan 2 cunam Muzeaux, lakukan tarikan searah sumbu panggul tambil mengikuti putaran paksi dalam. Setelah kepala lahir, lahirkan badan janin seperti biasa.

 

c. Presentasi bokong dengan kepala tidak dapat lahir dan janin sudah meninggal. Badan janin ditarik ke dorsal oleh seorang asisten, perforator ditusukkan ke arah fontanela pada pinggir kepala janin yang terletak di belakang arkus pubis dengan perlindungan tangan kiri penolong di vagina lalu ditusukkan ke dalam tengkorak melalui fontanela atau foramen magnum sehingga otak dapat keluar dan janin dilahirkan dengan perasat Mauriceau.
Komplikasi
Luka jalan lahir bila perforator meleset karena tidak ditekan tegak lurus pada kepala janin atau karena tulang yang terlepas saat sendok tidak dipasang pada muka janin.


Dekapitasi
Dekapitasi adalah memotong leher janin sehingga badan terpisah dari kepala.
Indikasi
Persalinan macet dengan letak lintang dan janin sudah meninggal.
Tindakan
Tangan janin yang menumbung diikat dengan tali lalu ditarik ke arah bokong oleh seorang asisten. Pada letak lintang dan leher janin teraba dari bawah, penolong memegang leher janin dengan ibu jari dan telunjuk tangan kiri yang dimasukkan ke vagina bila kepala janin di kanan dan sebaiknya bila kepala janin di kiri. Dengan perlindungan tangan, masukkan pengait Braun ke vagina sampai mengait leher janin, dibantu tangan yang telah terlebih dahulu masuk. Putar pengait ke arah sesuai letak kepala sehingga tulang vertebra leher patah. Pada saat bersamaan asisten menekan kepala dari luar. Masukkan spekulum belakang dan depan ke vagina setelah pengait Braun dipasang. Tarik leher janin ke bawah dengan pengait. Potong leher sedikit demi sedikit dengan gunting Siebold. Setelah badan terpisah dari kepala, keluarkan badan dengan menarik salah satu lengan yang sudah menumbung atau sudah di lebih dahulu. Lahirkan kepala janin dengan cara Mauriceau.
Komplikasi
Perlukaan jalan lahir dan ruptur uteri.
Eviserasi
Eviserasi adalah tindakan mengeluarkan isi perut dan dada janin yang sudah meninggal.
Indikasi
Janin letak lintang dan leher tidak dapat dipegang dari bawah atau pada monstrum yang perut atau dadanya tidak dapat dilahirkan karena besar.
Tindakan
Pertama kali masukkan satu tangan ke dalam jalan lahir lalu tangan janin diambil dan dibawa keluar vagina. Tarik lengan janin ke bawah menjauhi perut janin. Pasang spekulum pada dinding vagina bawah. Gunting dinding perut atau dada hingga menembus rongga perut atau dada. Dengan cunam abortus, melalui lubang yang telah ada, keluarkan organ-organ visera. Pada letak lintang sesudah eviserasi, turunkan tengan dan tarik leher ke bawah untuk didekapitasi. Bila leher tidak dapat diturunkan, potong tulang belakang di punggung janin dengan gunting Siebold lalu lahirkan janin dengan alat Muzeaux secara konduplikasio korpore.
Kleidotomi
Kleidotomi adalah memotong klavikula dan biasanya dilakukan setelah janin pada presentasi kepala dilahirkan dengan kesulitan melahirkan bahu karena terlalu lebar.
Tindakan
Masukkan satu tangan ke dalam jalan lahir dan langsung memegang klavikula terendah. Tangan lain memotong klavikula dengan gunting Siebold hingga patah bersamaan dengan penekanan kepala janin dari luar oleh asisten.
Komplikasi
Luka pada jalan lahir.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 12 + 11 ?
Please leave these two fields as-is: