Gangguan Somatoform

  • Sharebar

Definisi

Gangguan somatoform adalah suatu kelompok gangguan yang memiliki gejala fisik di mana tidak dapat ditemukan penjelasan medis yang adekuat.

 

Etiologi

Terdapat faktor psikososial berupa konflik psikis di bawah sadar yang mempunyai tujuan tertentu. Ditemukan faktor genetik dalam transmisi gangguan ini. Selain itu, dihubungkan pula dengan adanya penurunan metabolisme (hipometabolisme) suatu zat tertentu di lobus frontalis dan hemisfer nondominan.

 

Manifestasi Klinis

Ciri utama gangguan ini adalah adanya keluhan-keluhan gejala fisik yang berulang disertai permintaan pemeriksaan medik, meskipun sudah berkali-kali terbukti hasilnya negatif dan juga telah dijelaskan oleh dokternya bahwa tidak terjadi kelainan yang mendasari keluhannya.

 

Keluhan dibedakan tiap subtipe, yaitu:

o Gangguan somatisasi, ditandai oleh banyak keluhan fisik yang mengenai banyak sistem organ

o Gangguan konversi, ditandai oleh satu atau dua keluhan neurologis

o Hipokondriasis, ditandai oleh fokus gejala yang lebih ringan daripada kepercayaan pasien bahwa ia menderita penyakit tertentu

o Gangguan dismorfik tubuh, ditandai oleh kepercayaan palsu atau persepsi yang berlebihan bahwa suatu bagian tubuh mengalami cacat

o Gangguan nyeri, ditandai oleh gejala nyeri yang semata-mata berhubungan dengan faktor psikologis atau secara bermakna dieksaserbasi oleh faktor psikologis.

 

Pasien juga menyangkal dan menolak untuk membahas kemungkinan kaitan antara keluhan fisiknya dengan problem atau konflik dalam kehidupan yang dialaminya, bahkan meskipun didapatkan gejala-gejala ansietas dan depresi.

 

Tidak adanya saling pengertian antara dokter dan pasien mengenai kemungkinan penyebab keluhan-keluhannya menimbulkan frustasi dan kekecewaan pada kedua belah pihak.

 

­

Perjalanan Penyakit dan Prognosis

Gangguan somatisasi berlangsung kronik, umumnya dimulai sebelum usia 30 tahun. Prognosis umumnya sedang sampai buruk.

 

Prognosis gangguan konversi baik apabila timbul tiba-tiba, stresor mudah dikenali, penyesuaian pramorbid yang baik, tidak ada gangguan psikiatrik atau medis komorbid, dan tidak ada tuntutan yang terus menerus.

 

Hipokondriasis berlangsung episodik. Setiap episode berlangsung beberapa bulan sampai beberapa tahun dan dipisahkan oleh episode tenang yang sama panjangnya. Prog­nosis baik berhubungan dengan status sosioekonomi yang tinggi, awal yang tiba-tiba, tidak adanya gangguan kepribadian, dan tidak adanya kondisi medis nonpsikiatri yang menyertai.

 

Gangguan dismorfik tubuh biasanya muncul bertahap. Namun dapat berlangsung kronik jika tidak diobati. Prognosis belum diketahui secara pasti.

 

Nyeri pada gangguan nyeri biasanya berlangsung secara tiba-tiba selama beberapa minggu atau beberapa bulan selanjutnya. Biasanya berlangsung kronik dengan prognosis bervariasi. Prognosis buruk bila terdapat gangguan depresi, gangguan kepribadian tergantung atau histrionik, dan penyalahgunaan alkohol atau zat lain.

 

Penatalaksanaan

Gangguan somatisasi ditatalaksana dengan ikatan terapeutik, perjanjian teratur, dan intervensi krisis.

 

Penatalaksanaan untuk gangguan konversi adalah sugesti dan persuasi dengan berbagai teknik. Strategi penatalaksanaan pada hipokondriasis meliputi pencatatan gejala, tinjauan psikososial, dan psikoterapi.

 

Gangguan dismorfik tubuh diterapi dengan ikatan terapeutik, penatalaksanaan stres, psikoterapi, dan pemberian antidepresan.

 

Terapi pada gangguan nyeri mencakup ikatan terapeutik, menentukan kembali tujuan terapi, dan pemberian antidepresan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 12 + 5 ?
Please leave these two fields as-is: