Hepatitis B Kronis

  • Sharebar

Definisi

Hepatitis B kronis adalah suatu penyakit infeksi ditandai oleh peradangan hati berlanjut, lebih lama dari masa penyembuhan infeksi hepatitis akut, yaitu lebih dari 6 bulan.

 

Infeksi VHB pada masa anak-anak mempunyai risiko menjadi kronis, terutama pada anak yang mendapat infeksi perinatal. Data menunjukkan bahwa bayi yang terinfeksi VHB sebelum usia 1 tahun mempunyai risiko kronisitas sampai 90%, sedangkan bila infeksi VHB terjadi pada usia antara 2-5 tahun risikonya menjadi 50%, bahkan bila terjadi infeksi pada anak berusia di atas 5 tahun, hanya berisiko 5-10% untuk terjadinya kronisitas.

 
Patofisiologi
Karena virus hepatitis B tidak bersifat sitopatik, nekrosis sel hati pada hepatitis B terjadi akibat reaksi imun.

 
Manifestasi Klinis
Umumnya hepatitis B pada anak asimtomatik. Pada sedikit kasus, gejala yang dapat ditemukan adalah lekas lelah, anoreksia, dan ‘begah’ pada perut. Bila keadaan semakin berat, dapat timbul ikterus atau stigmata kelainan hati lainnya. Kadang terdapat reaktivasi virus dengan gejala mirip hepatitis akut.

 

Pemeriksaan Penunjang

Pada hepatitis B kronis dapat terjadi peningkatan SGOT dan SGPT. Alkali fosfatase dan gamma GT biasanya normal atau sedikit meningkat, kecuali pada sirosis. Bilirubin serum bervariasi, bahkan dapat normal.

 
Diagnosis
Diagnosis ditegakkan berdasarkan abnormalitas faal hati, persistensi virus hepatitis B dalam darah, dan gambaran histopatologi. Pada sediaan terlihat infiltrasi sel radang pada daerah porta, ke daerah lobulus hati, dan nekrosis peace meal.



Penatalaksanaan
Pasien tidak perlu istirahat total, aktivitas dapat dilakukan secara bertahap sesuai perjalanan penyakit. Diet sesuai kebutuhan dengan menghindari makanan berjamur atau mengandung zat hepatotoksik lainnya.

 

Medikamentosa yang dapat digunakan adalah interferon, terapi antivirus (analog nukleosid, antisense oligonucleotide, dan terapi gen), terapi imunomodulator (timosin, vaksin DNA), atau kombinasi. Pemakaian antivirus perlu memenuhi syarat tertentu dan dipikirkan untung ruginya.

 

Pemantauan berkala dilakukan setiap 6 bulan yaitu pemeriksaan HBsAg, HBeAg, SGOT, SGPT, alfa-fetoprotein, dan USG hati. Bila selama pemantauan HBsAg tetap positif tetapi SGOT/SGPT dalam batas normal, pemantauan berkala terus dilakukan setiap 6 bulan.

 

Bila selama pemantauan HBsAg tetap positif dan SGOT/SGPT meningkat lebih 1,5 kali batas atas normal pada lebih dari 3 kali pemeriksaan berturut-turut dengan interval minimal 2 bulan perlu dipertimbangkan pemberian terapi antivirus. Pada anak yang mengalami hal tersebut perlu dilakukan biopsi hati. Biopsi perlu diulang untuk menilai respons terapi.

 

Contoh analog nukleosid adalah lamivudin, pensiklovir, PMEA, dan ribavirin. Terapi kombinasi yang dilaporkan memberi hasil baik adalah ribavirin dengan interferon. Penggunaan interferon alfa (IFN-alfa) adalah 5-10 MU/m2 subkutan, tiga kali/minggu selama 4-6 bulan. Prediktor adanya respons terhadap terapi ini antara lain histologi aktif, kadar HBV DNA rendah (<1.000 pg/ml), kadar SGOT, SGPT yang tinggi (dua kali nilai normal), durasi penyakit yang pendek, pasien dengan etnis non-Oriental, dan transmisi horisontal.

 

Pencegahan

Mengurangi penyebaran dari karier, pendidikan kesehatan pada golongan risiko tinggi, dan vaksinasi. Kelompok yang perlu divaksinasi adalah penyedia pelayanan kesehatan, anggota keluarga dan partner seksual dari carrier, bayi pasien karier, dan semua bayi.

 

Prognosis

Keberhasilan terapi ditandai oleh eliminasi HBeAg bersirkulasi dan HBV DNA serta serokonversi menjadi HBeAb. Indikasi terapi ini adalah peningkatan SGOT/SGPT yang persisten, adanya HBsAg, HBeAg, dan terdeteksinya HBV DNA dalam serum, dan gambaran hepatitis kronis pada biopsi hati. Dengan pengobatan antivirus, keberhasilan terapi 25-40%.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 11 + 10 ?
Please leave these two fields as-is: