Hepatitis Virus Kronis

  • Sharebar
Patogenesis
Pada hepatitis kronis terjadi peradangan sel hati yang berlanjut hingga timbul kerusakan sel hati. Dalam proses ini dibutuhkan pencetus, target, dan mekanisme persistensi. Pencetusnya adalah antigen virus, autoantigen, atau obat. Targetnya dapat berupa komponen struktur sel, ultrastruktur, atau jalur enzimatik. Sedangkan persistensinya dapat akibat mekanisme virus menghindar dari sistem imun tubuh, ketidakefektifan respons imun, atau pemberian obat yang terus-menerus.

 

Diagnosis Banding

Hepatitis autoimun, sclerosing cholangitis, hepatitis virus kronis, hepatitis akut, drug induced hepatitis, penyakit hati metabolik, fibrosis kistik, defisiensi alfa-1 antitripsin, dan penyakit Wilson.

 

Pemeriksaan Penunjang

Terjadi peningkatan SGOT dan SGPT. Alkali fosfatase dan gamma GT biasanya normal atau sedikit meningkat, kecuali pada sirosis. Bilirubin serum bervariasi, bahkan dapat normal. Untuk menentukan etiologi dilakukan pemeriksaan serologi virus, petanda autoimun, kadar alfa-1 antitripsin, dan kadar obat tertentu sesuai indikasi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 3 + 5 ?
Please leave these two fields as-is: