Hernia Inguinalis

  • Sharebar

Hernia terjadi bila prosesus vaginalis gagal obliterasi (paten). Bila patensi sempurna terjadi hernia skrotalis, namun bila hanya sebagian (proksimal) terjadi hernia inguinalis.

 
Manifestasi Klinis
Terdapat benjolan di daerah inguinal dan atau skrotal yang hilang timbul. Timbul bila terjadi peningkatan tekanan intraperitoneal misalnya mengedan, batuk-batuk, tertawa, atau menangis. Bila pasien tenang, benjolan akan hilang secara spontan. Pada pemeriksaan terdapat benjolan di lipat paha atau sampai skrotum pada bayi bila dibuat menangis atau anak-anak bila diminta untuk mengedan. Benjolan menghilang atau dapat dimasukkan kembali ke rongga abdomen.

 

Isi hernia dapat kembali ke rongga peritoneum disebut hernia inguinal reponibilis, bila tidak dapat kembali disebut hernia inguinal ireponibilis.

 

Bila usus tidak dapat kembali karena jepitan oleh anulus inguinalis, terjadi gangguan pembuluh darah dan gangguan pasase segmen usus yang terjepit. Keadaan ini disebut hernia strangulata. Secara klinis keluhan pasien adalah rasa sakit yang terus-menerus. Terjadi gangguan pasase usus seperti abdomen kembung. Muntah hijau atau fekal masih memerlukan waktu lebih-lebih bila usus yang masuk ileum. Hernia strangulata lebih sering terjadi bila hernia di sebelah kanan. Insidens tertinggi pada usia di bawah 1 tahun (31%) namun rata-rata terjadi pada 12% kasus hernia.

 

Penatalaksanaan
Hernia inguinalis reponibilis
Herniotomi berupa ligasi prosesus vaginalis seproksimal mungkin. Dilakukan secara elektif namun secepat mungkin bila pasien dalam keadaan sehat tanpa menunggu usia tertentu karena terdapat risiko terjadinya inkarserata.


Hernia inguinalis inkarserata
Pada keadaan ini pasien dipuasakan, pasang sonde lambung, infus rumatan dan disuntikkan sedatif sampai pasien tertidur dalam posisi Trendelenberg. Dengan tertidur tekanan intrap­ritoneal akan normal kembali dan diharapkan isi kantong hernia akan masuk kembali ke rongga peritoneai. Bila dalam waktu 6 jam setelah pasien tidur, hernia tidak berhasil direduksi, herniotomi harus dilakukan secara segera.

 
Komplikasi
Infeksi, hematoma skrotalis, hidrokel, hernia inguinal rekurens.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 8 + 9 ?
Please leave these two fields as-is: