Impetigo

  • Sharebar
Definisi
Impetigo ialah pioderma superfisialis (terbatas pada epidermis).

 
Impetigo Krustosa
Impetigo krustosa (impetigo kontagiosa, impetigo vulgaris, impetigo Tillbury Fox) adalah infeksi streptokok primer yang sering berkombinasi dengan infeksi stafilokok, ditandai dengan vesikel berdinding tipis yang diskret (tersebar), cepat menjadi pustul, kemudian ruptur.

 

Etiologi

Biasanya Streptococcus (3 hemolyticus grup A (Streptococcus pyogenes). Manifestasi Kiinis

Penyakit dimulai dengan makula eritematosa yang berkembang menjadi vesikel/bula dalam waktu singkat, kemudian pecah mengeluarkan sekret seropurulen dan menjadi krusta kuning keemasan, menebal, dan mudah lepas. Krusta dapat dilepaskan dengan cepat, meninggalkan permukaan yang halus, merah, dan lembab. Sering krusta menyebar ke perifer dan sembuh di bagian tengah.

 

Umumnya tidak disertai gejala konstitusi, hanya terdapat pada anak. Tempat predileksi pada bagian tubuh yang lebih terbuka seperrti wajah, yakni sekitar lubang hidung dan mulut, tangan, leher, dan ekstremitas. Penyebaran melaluijari, handuk, dan alat-alat rumah tangga yang sering digunakan.

 

Komplikasi

Glomerulonefritis akut (GNA) sebanyak 2-5% yang disebabkan oleh serotipe nefritogenik, sering terjadi pada anak-anak, umumnya di bawah 6 tahun.

 

Diagnosis Banding

Ektima dan varisela.

 

Penatalaksanaan

Jika jumlah lesi sedikit, bersihkan dan beri salep antibiotik. Jikajumlah lesi luas dan banyak, beri antibiotik sistemik. Untuk infeksi Streptokok pada anak-anak diberikan penisilin 4 x 250 mg (12,5 mg/kgBB/hari, 5-7 hari) sedangkan untuk infeksi campuran dengan Stafilokok diberikan eritromisin, kloksasilin, atau sefalosporin dengan dosis sama dengan di atas. Terapi dilakukan selama 7-10 hari. Walaupun terapi dilakukan sedini mungkin dan sesuai/ adekuat, tetapi tidak dapat menurunkan risiko kejadian GNA.

 

Untuk membersihkan krusta dapat dilakukan kompres 1-2 x/hari. Setelah bersih diberi salep kombinasi basitrasin dan polimiksin B.

 

Impetigo Bulosa (impetigo vesiko-bulosa, cacar monyet).

Etiologi

Biasanya Staphylococcus aureus.


Manifestasi Klinis

Keadaan umum baik, tetapi dapat timbul gejala konstitusi berupa malaise dan demam. Tempat predileksi di ketiak, dada, punggung, atau daerah yang tidak tertutup pakaian. Terdapat pada anak, bayi, dan orang dewasa. Umumnya sangat mudah menular.

 

Kelainan kulit berupa eritema, bula, dan bula hipopion. Kadang-kadang waktu pasien datang berobat, vesikel/bula telah memecah sehingga yang tampak hanya kolaret dan dasarnya masih eritematosa, erosi, dan ekskoriasi.

 

Diagnosis Banding

Herpes simpleks/zoster, impetigo krustosa, dermatofitosis.

 

Penatalaksanaan

o Salep antibiotik atau cairan antiseptik, setelah vesikeWula dipecahkan.

o Antibiotik sistemik bila lesi lebih banyak atau luas.

o Mencari dan menghilangkan faktor predisposisi, misalnya memperbaiki higiene.

 

Impetigo Neonatorum

Merupakan varian impetigo bulosa yang terdapat pada neonatus. Kelainan kulit serupa impetigo bulosa hanya lokasinya generalisata, dapat disertai demam.

 

Diagnosis Banding

Sifilis kongenital

 

Penatalaksanaan

Antibiotik sistemik. Untuk pengobatan topikal dapat diberikan bedak salisil 2%.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 6 + 3 ?
Please leave these two fields as-is: