Induksi Persalinan

  • Sharebar

Definisi

Induksi persalinan adalah tindakan terhadap ibu hamil untuk merangsang timbulnya kontraksi rahim agar terjadi persalinan.

 

Indikasi

Janin: postmaturitas, ketuban pecah dini, inkompatibilitas rhesus.

Ibu: intra uterin fetal death (IUFD).

Ibu dan janin: preeklampsia berat.

 

Kontraindikasi

Disproporsi sefalopelvik, riwayat seksio sesaria, malposisi dan malpresentasi janin, insufisiensi plasenta, grande multipara, gemeli, distensi rahim yang berlebihan (pada hidramnion), atau plasenta previa.

 

Metoda

o Pembedahan, yaitu dengan cara stripping (melepaskan/memisahkan kantung ketuban dari segmen bawah uterus), amniotomi (memecahkan kantung ketuban), rangsangan listrik, atau rangsangan pada puting susu.

o Medikamentosa, yaitu dengan menggunakan oksitosin, spartein sulfat, prostaglandin, atau cairan hipertonik intrauterin.

 

Stripping. Dapat dilakukan dengan cara menggunakan ibu jari untuk memisahkan kantung ketuban dari segmen bawah uterus atau dengan memasang kateter Folley no.24 melalui kanalis servikalis ke segmen bawah uterus dan balon kateter diisi cairan 100 ml.

 

Amniotomi. Keberhasilannya tergantung pematangan serviks (pelunakan, pendataran, pembukaan). Komplikasi yang dapat terjadi berupa prolaps tali pusat, solusio plasenta, dan infeksi.

 

Induksi oksitosin. Sifat farmakologi oksitosin adalah kontraksi bersifat ritmik sedikit bersifat diuretik, waktu paruh sangat singkat (3 menit), dan awal kerja 5 menit.

 

Syarat-syarat

Kehamilan aterm, ukuran panggul normal, tak ada disproporsi sefalopelvik, janin presentasi kepala, serviks sudah matang (porsio teraba lunak, mulai mendatar, dan mulai membuka). Induksi persalinan kemungkinan besar akan berhasil bila skor Bishop lebih dari 8.

 

Tabel Skor pelvik menurut Bishop

 

Cara

Tambahkan dan campurkan 5 IU oksitosin sintetik ke dalam 500 ml cairan dekstrosa 5%. Berikan cairan melalui infus, dosis 0,5-1,0 mu/menit sampai didapat respon berupa kontraksi dan relaksasi uterus yang cukup baik. Kontraksi terlalu kuat dengan relaksasi yang kurang, dapat berakibat buruk terhadap janin karena adanya gangguan sirkulasi utero-plasenter.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 5 + 12 ?
Please leave these two fields as-is: