Leukemia Mieloblastik Akut

  • Sharebar

Definisi

Insidens leukemia mieloblastik akut (LMA) kira-kira 2-3/100.000 penduduk. LMA lebih sering ditemukan pada umur dewasa (85%) daripada anak-anak (15%). Ditemukan lebih sering pada laki-laki daripada wanita. LMA dapat ditemukan sekitar 40% dari seluruh insidens leukemia.

 

Manifestasi Klinis

Gejala klinis yang dapat terlihat pada pasien LMA adalah rasa lelah, pucat, nafsu makan hilang, anemia, petekie, perdarahan, nyeri tulang, infeksi, dan pembesaran kelenjar getah bening, limpa, hati dan kelenjar mediastinum. Kadang-kadang juga ditemukan hipertrofi gusi, khususnya pada leukemia akut monoblastik dan mielomonositik.

 

Leukemia adalah proliferasi sel leukosit yang abnormal, ganas, sering disertai bentuk leukosit yang tidak normal, jumlahnya berlebihan, dapat menyebabkan anemia, trombositopenia, dan diakhiri dengan kematian.

 
Etiologi
Walaupun pada sebagian besar pasien leukemia faktor-faktor penyebabnya tidak dapat diidentifikasi, namun terdapat beberapa faktor yang terbukti dapat menyebabkan penyakit ini. Faktor-faktor tersebut adalah faktor genetik, sinar radioaktif, dan virus.

 
Klasifikasi
Menurut perjalanan penyakitnya, dapat dibagi atas leukemia akut dan kronik. Dengan kemajuan pengobatan akhir-akhir ini, pasien leukemia limfoblastik akut dapat hidup lebih lama daripada pasien leukemia granulositik kronik. Dengan demikian pembagian akut dan kronik tidak lagi mencerminkan lamanya harapan hidup. Namun pembagian ini masih menggambarkan kecepatan timbulnya gejala dan komplikasi.

 

Menurut jenisnya, leukemia dapat dibagi atas leukemia mieloid dan limfoid. Masing-masing ada yang akut dan kronik. Secara garis besar, pembagian leukemia adalah sebagai berikut:

o Leukemia mieloid

§ Leukemia granulositik kronik (leukemia mieloid/mielositik/mielogenous kronik)

§ Leukemia mieloblastik akut (leukemia mieloid/mielositik/granulositik/mielogenous akut)

o Leukemia limfoid

§ Leukemia limfositik kronik.

§ Leukemia limfoblastik akut.

 
Klasifikasi
Menurut klasifikasi FAB (French-American-British), LMA dibagi datain 6 jenis, yaitu:

Ml: leukemia mieloblastik tanpa pematangan

M2: leukemia mieloblastik dengan berbagai derajat pematangan

M3: leukemia promielositik hipergranular

M4: leukemia mielomonositik

M5: leukemia monoblastik

M6: eritroleukemia

 

Penatalaksanaan

Sebaiknya pasien dirujuk ke spesialis penyakit dalam (Sub Bagian Hematologi) untuk penatalaksanaan lebih lanjut.

 

Prognosis

Dengan pengobatan modern, angka remisi 50-75%, tetapi angka rata-rata hidup masih hidup 2 tahun dan yang dapat hidup lebih dari 5 tahun hanya 10%. Prognosis terburuk adalah pada golongan M5 dan M6, semua pasien meninggal dunia sebelum 2 tahun, sedangkm M3 mempunyai harapan hidup paling lama.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 9 + 9 ?
Please leave these two fields as-is: