Neuralgia Trigeminus

  • Sharebar
Definisi
Neuralgia trigeminus (tic douloureux) ditandai oleh serangan nyeri paroksismal yang tajam menyengat atau menyetrum, berlangsung singkat (detik atau menit), unilateral pada daerah distribusi nervus V (trigeminus). Cabang ketiga dan kedua dari nervus trigeminus paling sering terkena dan titik pemicu nyeri seringkali ditemukan di daerah wajah terutama di atas lubang hidung dan mulut. Serangan terjadi spontan atau sedang menggosok gigi, bercukur, mengunyah, menguap, atau menelan.

 

Pada 90% pasien, mula timbulnya pada usia di atas 40 tahun, dan wanita lebih sering terkena daripada pria. Sebagian besar etiologi tidak dapat ditemukan. Bila disertai hipestesia pada daerah distribusi N. V paresis saraf kranial lainnya, atau mula timbulnya sebelum usia 40 tahun, maka harus dicurigai sebagai neuralgia trigeminus simtomatik atau atipik. Pemeriksaan penunjang diperlukan untuk mencari adanya sklerosis multipel, tumor saraf trigeminus, atau tumor fosa posterior.

 

Penatalaksanaan

o Fenitoin. Banyak pasien yang memberikan respons baik terhadap fenitoin saja (200-300 mg/hari )

o Karbamazepin. Sekitar 80% pasien memberikan respons baik terhadap pengobatan awal dengan karbamazepin (400-1.200 mg/hari). Respons terhadap karbamazepin bermanfaat untuk membedakan neuralgia trigeminus dari kasus nyeri fasial atipik tertentu. Baik fenitoin maupun karbamazepin dapat menimbulkan ataksia (terutama bila dipakai bersamaan). Komplikasi karbamazepin yang jarang adalah leukopenia, trombositopenia, dan gangguan fungsi hati, oleh sebab itu perlu pemantauan leukosit darah secara berkala, hitung trombosit dan fungsi hati. Setelah perbaikan awal, banyak pasien yang menderita nyeri kambuhan meskipun kadar kedua obat ini dalam darah mencukupi.

o Baklofen (Lioresal) dapat memberikan perbaikan pada beberapa pasien. Baklofen dapat diberikan tersendiri atau kombinasi dengan fenitoin atau karbamazepin. Dosis awal yang lazim adalah 5-10 mg, tiga kali sehari, dengan peningkatan perlahan-lahan bila diperlukan, sampai 20 mg, empat kali sehari.

o Klonazepam. Beberapa laporan menunjukkan bawa obat ini efektif pada beberapa kasus, dengan dosis 0,5-1,0 mg per oral, 3 kali sehari

o Tindakan operasi. Tindakan ini dilakukan bila semua upaya terapi farmakologis tidak berhasil. Tiga prosedur yang sering dipakai dalam pengobatan neuralgia trigeminus adalah:

  1. Rizotomi termal selektif radiofrekuensi pada ganglion atau radiks trigeminus yang dilakukan melalui kulit dengan anestesia lokal disertai barbiturat kerja singkat. Efek samping tindakan ini adalah anestesia dolorosa. Tindakan untuk destruksi serabut serabut nyeri dalam nervus trigeminus dapat dilakukan juga dengan bedah dingin (cryo-surgery) dan inflasi balon dalam rongga Meckel.
  2. Injeksi gliserol ke dalam sisterna trigeminus (rongga Meckel) dapat dilakukan per kutan. Tindakan ini dapat menyembuhkan nyeri dengan gangguan sensorik pada wajah yang minimal.
  3. Bagi kebanyakan pasien, terutama yang lebih muda, kraniektomi suboksipital dengan bedah mikro untuk memperbaiki posisi pembuluh darah yang menekan radiks saraf trigeminus pada tempat masuknya di pons, lebih dapat diterima karena tidak menyebabkan defisit sensorik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 6 + 8 ?
Please leave these two fields as-is: