Penjahitan Luka Episiotomi

  • Sharebar

Pada kala III dilakukan penjahitan pada luka bekas episiotomi. Setelah dilakukan anestesi lokal dengan lidokain 1%, lakukan eksplorasi untuk mencari apakah ada laserasi lain selain luka episiotomi. Jahit luka episiotomi mulai dari ujung luka bagian dalam kurang lebih 1 cm di atas ujung luka dan diikat. Lalu jahit seluruh lapisan dinding vagina secara jelujur memakai jarum bulat sampai batas robekan himen, benang dipotong dan diklem. Jahit perineum secara jelujur ke arah anus, lanjutkan dengan jahitan subkutis ke arah himen. Akhirnya lakukan pengikatan dengan benang yang dijepit klem di batas robekan himen.


Set Jahit Luka Episiotomi
2 pasang sarung tangan

1 gunting benang

1 pinset anatomis

1 pinset chirurgis

2 klem arteri

1 pemegang jarum jahit

1 jarum jahit bulat dan tajam

1 benang chromic 0/00

1 tampon bola/vagina

1 kasa steril

1 kain duk steril

 

Bila sfingter ani ikut robek, dinding depan mukosa rektum yang robek dijahit secara terbalik dengan simpul satu-satu menggunakan benang kromik 00 dan jarum penampang bulat. Kemudian fasia perirektal dan fasia septum rektovaginal dijahit sehingga bertemu lagi. Ujung-ujung muskulus sfingter ani yang terpisah akibat robekan dijepit klem Pean lurus lalu dijahit dengan jahitan simpul sederhana 2-3 buah menggunakan benang kromik 00. Lalu dilakukan pemeriksaan colok dubur untuk mengetahui adanya bagian dinding belakang rektum yang terjahit. Bila ada bagian yang terjahit, dilakukan reparasi ulang. Selanjutnya dilakukan penjahitan yang sama.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 3 + 14 ?
Please leave these two fields as-is: