Psikoterapi Suportif

  • Sharebar
Definisi
Psikoterapi adalah cara pengobatan dengan ilmu kedokteran terhadap gangguan mental emosional dengan mengubah pola pikiran, perasaan, dan perilaku agar terjadi keseimbangan dalam diri individu tersebut.

 

Dalam psikoterapi sangat diperlukan hubungan yang baik antara dokter dan pasien.

 
Tujuan
o Menguatkan daya tahan mental yang telah dimilikinya

o Mengembangkan mekanisme daya tahan mental yang baru dan yang lebih baik untuk mempertahankan fungsi pengontrolan diri

o Meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan

 
Indikasi
Semua gangguan jiwa

 
Beberapa Jenis Psikoterapi Suportif
Ventilasi

Psikoterapi ventilasi adalah bentuk psikoterapi yang memberi kesempatan seluas-luasnya kepada pasien untuk mengemukakan isi hatinya dan sebagai hasilnya ia akan merasa lega serta keluhannya akan berkurang.

o Sikap terapis: menjadi pendengar yang baik dan penuh pengertian

o Topik pembicaraan: permasalahan yang menjadi stres yang utama

 
Persuasi
Persuasi adalah psikoterapi suportif yang dilakukan dengan menerangkan secara masuk akal tentang gejala-gejala penyakitnya yang timbul akibat cara berpikir, perasaan, dan sikapnya terhadap masalah yang dihadapinya.

o Sikap terapis:

o Terapis berusaha membangun, mengubah, dan menguatkan impuls tertentu serta membebaskannya dari impuls yang mengganggu secara masuk akal dan sesuai hati nurani

o Berusaha meyakinkan pasien dengan alasan yang masuk akal bahwa gejalanya akan hilang

o Topik pembicaraan: ide dan kebiasaan pasien yang mengarah pada terjadinya gejala

 


Psikoterapi reassurance
Psikoterapi reassurance adalah psikoterapi yang berusaha meyakinkan kembali kemampuan pasien bahwa ia sanggup mengatasi masalah yang dihadapinya.

o Sikap terapis: meyakinkan secara tegas dengan menunjukkan hasil-hasil yang telah dicapai pasien.

o Topik pembicaraan: pengalaman pasien yang berhasil nyata

 
Psikoterapi sugestif
Psikoterapi sugestif adalah psikoterapi yang berusaha menanamkan kepercayaan pada pasien bahwa gejala-gejala gangguannya akan hilang.

o Sikap terapis: meyakinkan dengan tegas bahwa gejala pasien pasti hilang

o Topik pembicaraan: gejala-gejala bukan karena kerusakan organik/fisik dan timbulnya gejala-gejala tersebut adalah tidak logis

 


Bimbingan
Bimbingan adalah psikoterapi yang memberi nasihat dengan penuh wibawa dan pengertian

o Sikap terapis: menyampaikan nasihat dengan penuh wibawa dan pengertian

o Topik pembicaraan: cara hubungan antar manusia, cara berkomunikasi, dan cara bekerja dan belajar yang baik

 
Penyuluhan
Penyuluhan atau konseling adalah psikoterapi yang membantu pasien mengerti dirinya sendiri secara lebih baik, agar ia dapat mengatasi permasalahannya dan dapat menyesuaikan diri.

o Sikap terapis: menyampaikan secara halus dan penuh kearifan

o Topik pembicaraan: masalah pendidikan, pekerjaan, pernikahan, dan pribadi

 

Beberapa Contoh Penerapan

Gangguan psikotik

o Sikap terapis: berusaha menjadi orang yang dapat dipercaya pasien, misalnya dengan bicara penuh keakraban, ingat akan hari ulang tahunnya, makanan kesukaannya, dan kesenangannya yang lain, serta penuh pengertian padanya

o Pelaksanaan terapi:

  • Terapi ventilasi bila pasien mengalami banyak keluhan yang realistik, seperti makanan yang tidak enak, tidak diberi uang jajan, dilarang keluar rumah, dan tidak boleh sering mandi
  • Memberikan terapi reassurance bila pasien meragukan masa depannya setelah sembuh nanti
  • Memberikan bimbingan dan penyuluhan sehingga pasien lebih dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan setelah sembuh nanti

Gangguan somatisasi

o Sikap terapis: dapat menerima keluhan fisik pasien dan tidak langsung menentangnya, tetapi terapis tidak melakukan eksplorasi keluhan fisik terlalu jauh

o Pelaksanaan terapi:

o Memberi bimbingan agar pasien dapat menghadapi gejala-gejalanya

o Terapi ventilasi agar pasien dapat mengemukakan semua perasaannya yang menjadi latar belakang gejala fisik tersebut

o Terapi penyuluhan agar pasien dapat menemukan strategi alternatif dalam mengekspresikan perasaannya

 

Gangguan penyesuaian

o Sikap terapis: terapis memberikan perhatian, empati, dan memahami pasien secara berhati­-hati agar tidak timbul keuntungan sekunder (secondary gain) dalam proses psikoterapi tersebut

o Pelaksanaan terapi:

o Terapi ventilasi agar pasien dapat mengemukakan semua keluhan cemas dan depresinya

o Bimbingan agar pasien dapat menghadapi gejalanya

o Memberikan penyuluhan agar pasien dapat mengatasi permasalahan yang mungkin akan dihadapinya lagi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 14 + 6 ?
Please leave these two fields as-is: