Trauma Muka

  • Sharebar

Trauma yang mengenai muka dapat mengakibatkan:

1. Trauma jaringan lunak muka

2. Fraktur tulang muka

Trauma muka dapat menimbulkan gangguan jalan napas karena perdarahan yang banyak akibat jaringan lunak muka mengandung banyak pembuluh darah atau sumbatan oleh benda asing atau jaringan yang terlepas.

 

Cedera jaringan lunak biasanya disebabkan trauma tajam, akibat pecahan kaca pada kecelakaan lalu lintas atau pisau/golok pada perkelahian. Cedera yang meliputi rangka biasanya mencakup cedera jaringan lunak dan biasanya tersering disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas

 

Cedera pada muka dan kepala akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan rangka dan jaringan lunak mungkin disertai cedera pada tulang belakang, terutama pada sisi servikal. Oleh karenanya harus selalu diperhatikan secara khusus, mengenai kemungkinan adanya cedera servikal. Perlakuan khusus ini termasuk pengamanan (fiksasi leher), transportasi penderita dari tempat kecelakaan ke fasilitas kesehatan/rumah sakit, dan tidak melakukan manipulasi terhadap muka/kepala khususnya dalam posisi fleksi/ekstensi kepala yang dapat mengakibatkan kematian.

 

Penatalaksanaan definitif berdasarkan indikasi dan kontraindikasi. Indikasinya adalah:

1. Pengembalian fungsi struktur/organ di muka (penglihatan, oklusi, dsb)

2. Pengembalian penampakan (fungsi estetik)

3. Indikasi didasari pada indikasi medik (ilmiah) ataupun nonmedik (atas keinginan pasien).

Secara relatif terdapat beberapa kontraindikasi, di antaranya: kondisi serebral/cedera kepala, cedera tulang belakang yang terjadi dan membahayakan kehidupan penderitanya; terutama bila dilakukan tindakan korektif/operasi untuk memperbaiki kerusakan akibat trauma muka.

 
Trauma Jaringan Lunak
1. Bedakan berdasarkan jenis luka dan penyebab, yaitu:

  • Ekskoriasi
  • Luka sayat, luka robek, luka bacok
  • Luka bakar
  • Luka tembak

2. Bedakan berdasarkan ada atau tidaknya kehilangan jaringan, yaitu:

  • Skin avulsion dan atau skin loss

3. Cantumkan lokasi cedera berdasarkan daerah anatomik dan unit estetik yang mengalami cedera yang berkenaan pula dengan struktur/organ penting yang berada di bawahnya (misalnya n. fasialis, kelenjar parotis, dsb.).

 
Penatalaksanaan
1. Hentikan perdarahan.

2. Bersihkan kotoran-kotoran.

3. Lakukan penutupan luka.

  • Bila terjadi luka sayat, luka robek atau luka bacok, jahit luka dengan menggunakan benang yang halus. Jahitan primer luka di muka dapat dikerjakan sampai 36 jam pasca trauma kecuali akibat gigitan. Ini disebabkan karena pendarahan di daerah muka yang sangat baik.
  • Luka di depan sudut mata mutlak dijahit.
  • Bila luka lebar dan tidak dapat ditutup langsung, jahit situasi terlebih dahulu.

4. Tutuplah luka dengan kain kassa steril dan basah/lembab agar mudah menyerap darah yang keluar dan bila sudah kotor diganti minimal 2 kali sehari.

 
Fraktur Tulang Muka
Semua tulang muka mempunyai bagian yang dilapisi mukosa yang melekat erat dengan tulang sehingga bila terjadi fraktur akan terjadi robekan mukosa dan perdarahan. Biasanya ditandai dengan perdarahan melalui hidung atau mulut pasca trauma. Asimetri muka karena hematoma atau edema jelas tampak setelah 4 jam pasca trauma. Ciri lain adalah adanya maloklusi dan dapat diraba adanya fragmen fraktur.

 
Klasifikasi
1. Dibedakan berdasarkan lokasi anatomik dan unit estetik tertentu menjadi:

  • Berdiri sendiri: seperti fraktur frontal, orbita, nasal, zigoma, maksila, mandibula dsb.
  • Bersifat multipel/mengenai satu atau beberapa lokasi: fraktur kompleks zigoma, rontonasal dan sebagainya.

2. Dibedakan berdasarkan kekhususan menjadi:

  • Fraktur blow-out (fraktur tulang dasar orbita)
  • Fraktur Le Fort I, II dan III (fraktur maksila)
  • Fraktur segmental mandibula

 
Penalaksanaan
Proses penyembuhan tulang muka lebih cepat dibanding dengan di tempat lain yaitu _+ 3 minggu. Oleh karena itu reposisi dan fiksasi sedini mungkin. Bila terlambat akan terjadi malunion. Dalam hal ini penatalaksanaan meliputi refrakturasi, reposisi, dan fiksasi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

IMPORTANT! To be able to proceed, you need to solve the following simple math (so we know that you are a human) :-)

What is 8 + 10 ?
Please leave these two fields as-is: